Menulislah, Sebagai Pertanda Kau Pernah Ada...

05 January 2012

Film Israel yang Kontroversial

Lebanon
Film ini sebenarnya sudah dirilis sejak 2009 silam. Namun baru sempat saya tonton kemarin, sepulang dari kegiatan diluar rumah. Judul filmnya Lebanon. Sama seperti kota yang menjadi ujung pertikaian antara Israel dan Palestina hingga kini bahkan dimana alur cerita film ini dikisahkan.

Film besutan Samuel Maoz ini adalah film pertama dari Israel yang masuk ke kanca perfilman internasional dan menyambet penghargaan Leone d’Oro pada Festival Film Internasional Venesia ke-66. Cerita yang ditonjolkan pun tidak menitip beratkan pada perang yang berkecamuk.
Melainkan pertikaian empat orang dalam sebuah tank khusus yang dimintai mengawal pembukaan jalur bagi tentara Israel di kota Lebanon. Dari empat orang yang ada dalam tank, hanya Asi (Itay Tiran) yang senior, selebihnya adalah tentara baru yang terjebak dalam perang.

Menyaksikan film ini jangan berharap akan menemukan adegan-adengan saling tembak-tembakan ditempat terbuka. Sebaliknya, penonton diajak untuk menyaksikan kehidupan orang-orang di dalam tank dalam sebuah peperangan.

Pengalaman pertama mereka mengikuti perang sungguhan membuat ketegangan dan ketakutan untuk memusnahkan musuh. Film ini menjadi kontroversi lantaran tidak jelas membela siapa. Isi cerita peperangannya pun kurang jelas.

Bahkan ketika ditengah jalan membuka jalur, mereka harus bertemu dengan tentara Suria yang sempat membuat tank-nya rusak terkena roket. Sang penembak malah dimasukkan dalam tank dan menjadi tawanan perang yang sungguh tidak bisa ditebak akhirnya.

Film ini mendapat rating cukup tinggi di Internet Movie Database (IMDb.com), namun di negara asalnya, film ini tidak diputar luas lantaran kontroversi yang ditimbulkan itu. Perlu digaris bawahi, perang antar agama yang terjadi disana bahkan dinapikkan dalam film ini.

Kata-kata Yigal (Michael Moshonov) yang cukup mengesankan ketika didepannya benar-benar sebuah jalan buntu. Mengingat sang ibu dirumah Yigal berujar kepada temannya sambil emosi. “Saya tidak peduli Muslim, kristen dan agama lainnya, yang penting saya bisa kembali kerumah”

Film ini juga menjadi kontroversi lantaran mempertontonkan adegan-adengan penaklukkan musuh dengan cara mengorbankan siappun termasuk anak kecil tak berdosa. Yang jelas film ini tidak akan mengecewakan untuk disaksikan.

Salam Sinema…

Film Israel yang Kontroversial Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Anonymous

0 komentar:

Post a Comment

Jangan Tinggalkan Jejak Kecuali Komentar Anda!