Menulislah, Sebagai Pertanda Kau Pernah Ada...

22 August 2010

Mau Lihat Pantat Anggota Dewan?

Mau jadi apa negara ini, jika kelakuan anggota DPRD-nya yang katanya adalah wakil rakyat di parlemen, sampai tega mempertontonkan pantatnya didepan umum, seperti yang terjadi di Pekanbaru Riua. Salah seorang legislator asal Partai Golkar dengan sadar mempertontonkan pantatnya didepan umum.

Kejadian berawal saat Zulfikri dan Nur Azizah, dua wartawan lokal di Pekanbaru yang kesehariannya bertugas di DPRD sedang mencari Wakil Ketua DPRD Riau Sondia Warwan untuk konfirmasi. Sondia tidak ada di ruangannya sehingga Zul dan Eza sapaan kedua wartawan tersebut berkeliling. Ketika membuka ruang Badan Kehormatan, dua wartawan itu melihat Yose Saputra sedang berbaring di sofa, memakai kaus dalam dan celana berwarna hitam.

Kisah Zul, "Yose kemudian memanggil kami, dan berkata, Ehhh kalian ini semuanya wartawan kan? Dia lalu membuka celana dan mempertontonkan pantatnya kepada kami. Dalam bahasa Minang, dia mengatakan, 'Ini pantat saya kalian foto dulu, nanti dimasukkan ke koran kalian. Kalau perlu di halaman depan, tapi yang besar yaa'," kisah Zul, seperti dilansir Kompas.com.

Kalau benar-benar terjadi kejadian ini, sungguh bangsa ini diambang kehancuran moral. Bagaimana tidak, sebagai seorang anggota dewan yang sudah sangat diagungkan bahkan menjadi penyambung lidah masyarakat, dengan tega melakukan tindakan yang hampir sama kelakukan binatang.

Karena kelakukan sang anggota DEWAN yang DIAGUNGKAN itu dianggap Hewani, Puluhan wartawan Pekanbaru, Riau, yang tergabung dalam Solidaritas Wartawan untuk Transparansi atau disingkat Sowat melakukan aksi unjuk rasa ke gedung DPRD Kota Pekanbaru.

"Kelakuan Yose Saputra tidak dapat didiamkan. Dia melecehkan dan menghina profesi wartawan. Kelakuannya itu sudah dapat dikategorikan sebagai perbuatan pidana penghinaan, pelecehan, perbuatan asusila, dan perbuatan tidak menyenangkan," ujar Ahmad S Udi, Koordinator Lapangan Sowat, di halaman Gedung DPRD Pekanbaru.

Ahmad mengatakan kepada Dian Suheri selaku Wakil Ketua DPRD Pekanbaru yang menerima wartawan bahwa mereka hanya melakukan aksi diam. Pesan protes yang disampaikan dapat dibaca pada poster-poster yang mereka bawa.

Isi poster ditujukan kepada beberapa pihak. Pertama, permintaan kepada DPD Golkar Pekanbaru dan Riau untuk mencopot Yose. Kedua, mereka meminta Gubernur Riau Rusli Zainal segera mengeluarkan surat izin pemeriksaan polisi atas Yose. Ketiga, mereka meminta Badan Kehormatan DPRD Pekanbaru menindak Yose dan, keempat, meminta Yose segera menjalani pemeriksaan kesehatan jiwa di Rumah Sakit Jiwa Pekanbaru.

Isi poster antara lain berbunyi: Partai Golkar, Apakah Yose Merupakan Kader Terbaikmu. Pantat Diobral Apakah Yose Bermoral? Anggota Dewan Bukan Anggota Hewan. Erizal Muluk (Ketua DPD Partai Golkar Pekanbaru), Pilih: Yose atau Wartawan.

Dian Suheri mengatakan, perbuatan Yose adalah perbuatan pribadi atau oknum Dewan, bukan merupakan tindakan Dewan. Kalau ternyata peristiwa itu benar, sudah selayaknya wartawan melapor kepada polisi untuk meminta pertanggungjawaban secara hukum.

Kalau perbuatan itu benar, maka hal itu memang tidak sepantasnya dilakukan. "Jangankan anggota Dewan, masyarakat biasa pun tidak pantas melakukan perbuatan seperti itu, apalagi terhadap perempuan. Kami berharap rekan wartawan dapat memberikan laporan tertulis kepada Badan Kehormatan agar dapat ditindaklanjuti. Aksi kawan wartawan akan saya sampaikan juga kepada Fraksi Partai Golkar," kata Dian.

Terlepas dari penghargaan kepada profesi wartawan dalam menjalankan tugasnya, perilaku Yose tersebut sungguh sangat tidak manusiawi, dan tidak pantas duduk sebagai anggota dewan. Najis...!

Mau Lihat Pantat Anggota Dewan? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Anonymous